Kultum Parenting

Menyimpan kultum teman di sini, sekalian bisa dipakai buat pengingat diri.

Belajar jadi orang tua tidak pernah ada selesainya. Long life learning. Dalam islam, anak salih itu bukan hanya dididik sejak dalam kandungan, tapi sudah dimulai sejak calon ayah memilih calon ibu.

Belajar dari para nabi

  • Adam memilih Hawa, mereka berdua salih-salihah, tetapi memiliki keturunan yang durhaka. Akan tetapi Allah menetapkannya sebagai salah satu makhluk terbaiknya, karena meski anaknya ada yg durhaka, itu bukan karena Adam tidak bisa mendidik, Adam sudah menjalani semua proses yang harus dilakukan sebagai orang tua, ALLAH MENILAI PROSES
  • Nuh, yang punya istri dan anak durhaka. Dalam kondisi semacam itupun, Nuh tetap lemah lembut pada anak, mengabaikan sikap si anak, MasyaAllah
  • Ibrahim, dalam kondisi yang anak istrinya salih salihah semua dan berhasil mendidik mereka jadi hamba yang taat pada Allah
  • Imran, ayah dari Maryam, bunda Nabi Isa, adalah adalah contoh lain keluarga salih

Kesimpulan yang bisa diambil:

  • Allah melihat proses yang kita lakukan dalam usaha kita mendidik anak, selama step-step yang kita lakukan sudah sesuai dengan yang ditentukan Al Quran dan Hadits, Allah tidak akan menilai kita sebagai orang tua yang gagal.
  • kadang ada orang tua yang selalu menekankan ke anaknya bahwa dalam belajar atau melakukan kegiatan harus menang. Jadi juara itu bonus, yang utama adalah menanamkan kesalihan pada diri anak-anak kita, ketika ada masa dia kalah, itu juga salah satu bentuk pembelajaran anak, bagaimana memanage hati dalam menghadapi kekalahan.
  • Untuk bisa mendidik anak salih tentu saja dimulai dari diri kita sebagai orang tua. Child see child do Kalau anak2 belum bisa melihat ortunya sebagai panutan, yang ada akan sulit mewujudkan harapan kita.

Soo, never stop learning to be better parents everyday🏼

Iklan

Urgensi Akhlak dalam Islam

Termasuk materi kajian awal yang ternyata memang kudu dibaca lagi buat mengingatkan diri sendiri terutama. Hal yang kutanamkan pada diri dari sejak pertama tahu materi ini adalah bahwa akhlak memang bisa dibentuk… Jadi ingat masa-masa masih rajin ikut les, waktu itu conversation class dan kudu bahas mengenai kebiasaan di rumah. Aku crita kalau aku selalu berusaha membiasakan diri buat selalu makan pakai tangan kanan, pakai baju atau sepatu dari tangan atau kaki kanan dulu, dan melepas dengan dimulai dari tangan atau kaki kiri dulu, bla bla bla, hal-hal kecil yang sering luput dari pemikiran kita, Berakhir dengan lawan bicara puyeng… komennya, kamu ribet sekali orangnya :))

Saya tidak pernah merasa ribet, hanya belajar bahwa apapun yang kita lakukan tidak boleh lepas dari kontrol pikiran kita. Jika kita sudah terbiasa, hal itu akan menjadi ringan saja dilakukan, dan ketika harus mengajarkan ke anak-anak pun lebih mudah, karena sudah kita lakukan.

Definisi Akhlak

Menurut bahasa: Tabiat dan kebiasaan.

Menurut istilah: kondisi jiwa yang mantap, darinya keluar perbuatan dan perkataan dengan mudah tanpa pikir dan angan-angan.

 

Urgensi Akhlak dalam Islam

👉🏼Perilaku manusia selalu bersesuaian dengan nilai dan sifat yang telah tetap dan melekat di dalam qalbunya. Al-Ghazali berkata: “Semua sifat yang terdapat di dalam qalbu, pasti pengaruhnya akan terlihat dalam perilaku, sehingga manusia tidak akan berperilaku kecuali pasti telah sesuai dengan apa yang ada di dalam qalbunya.”

 

👉🏼Sesungguhnya sikap manusia untuk berbuat atau tidak berbuat, selalu dia timbang dengan menggunakan akhlak sebagai ukurannya, jadi benar dan tidaknya sikap tersebut tergantung pada nilai akhlak yang ada pada qalbunya.

 

Kedudukan Akhlak dalam Islam

👉🏼Sebagai sebab diturunkannya risalah. Rasulullah Saw bersabda: “Sesungguhnya aku diutus adalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”(HR. Bukhari)

 

👉🏼Sebagai definisi dari agama. Rasulullah Saw ditanya, ‘apakah agama itu? Rasul menjawab: “Agama adalah akhlak yang baik”(HR. Ahmad).

 

👉🏼Mengantarkan pada iman yang sempurna. Rasulullah Saw bersabda: “Seorang Mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling sempurna akhlaknya.”(HR. Ahmad)

 

👉🏼Penyebab masuk surga. Rasulullah Saw ditanya; ‘apa yang paling banyak mengantarkan manusia ke surga? Rasulullah Saw menjawab: “Akhlak yang baik.” Rasulullah Saw ditanya, ‘apa yang paling banyak mengantarkan manusia ke neraka? Rasulullah menjawab: “Mulut dan kemaluan.” (HR Tirmidzi)

👉🏼 Allah Swt mensifati Rasulullah Saw dengan “Husnul Khuluk”(an-Nisaa’: 67). Ketika ‘Aisyah ditanya tentang akhlak Rasulullah Saw, beliau menjawab: “akhlak beliau Saw adalah Al-Qur’an.”

🧐Hanya saja banyak orang yang keliru keseleo lidah, menyamakan antara moral dengan akhlak

❓Apa beda moral/ etika dengan akhlak..?

Moral/etika adalah kesepakatan sekelompok orang ditempat tertentu tentang kaedah kaedah tertentu, contoh : Kesepakatan para wartawan untuk tidak menyebut nama disebut dengan kode etik jurnalistik, itu etika, namanya etika wartawan, Jika di Rumah Sakit maka disebut Etika Rumah Sakit, dan lain sebagainya.

🧐Jadi Etika artinya kesepakatan manusia, budi pekerti, karsa, buatan manusia, sedangkan akhlak tidak, akhlak dari Allah Swt.

👉🏼Jika menggunakan kata etika maka gunakan etika islam, moral islam dan lain lain, karena etika saja berarti bukan akhlak, sedangkan akhlak datang dari Allah Swt.

👉🏼Akhlak tidak bisa dirubah, kesepakatan orang banyak tidak bisa merubah akhlak, tapi kalau merubah etika bisa, contohnya etika didalam pesawat terbang, etika pramugari kepada penumpang ada aturannya sangat baik dan santun sekali segala ditanya, saat turun dan selesai pekerjaan maka etika itu tidak digunakan lagi, hanya sampai pintu pesawat saja karena bukan jadi penumpang dan mereka tidak kenal lagi.

👉🏼Sedangkan akhlak Tidak begitu, akhlak tidak mengenal Batasan suku dan agama, akhlak tidak mengenal batasan wilayah dan tempat tertentu. Dimanapun berada akhlak ini selalu diamalkan.

📝Jika kita mengklaim agama Islam itu terbaik maka tunjukkan dengan akhlak kita lebih baik dari pada mereka tunjukkan islam itu terbaik seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw.

📝Saat kita Hjrah dan  sudah ngaji tunjukan akhlak yang baik, santun dalam menyampaikan kepada orang lain sehingga keluarga dan orang sekitar melihat kalau orang ngaji itu akhlak lebih baik jangan malah mentang- mentang sudah ngaji menjude orang yang belum ngaji masuk neraka dan diri sendiri aja yang masuk surga.

📝Menyalahkan mereka yang belum ngaji dengan hukum- hukum yang belum mereka fahami, ini berarti belum basyiran sudah nadziran seharusnya basyiran dulu baru nadziran, dan nadziran juga ada waktunya, nabi Nuh baru nadziran setelah 900 tahun berdakwah secara basyiran.

🔎 Basyiran wa Nadziran artinya Kabar baik dan peringatan. Bisa disebut sebagai ”reward and punishment”, penghargaan dan hukuman.

📖 “Hai Nabi, sesungguhnya Kami mengutusmu untuk menjadi saksi, dan pembawa kabar gembira (basyira) dan pemberi peringatan (nadzira). Dan untuk menjadi penyeru kepada agama Allah dengan izin-Nya dan untuk menjadi cahaya yang menerangi. Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang orang mukmin bahwa sesungguhnya bagi mereka adalah karunia yang besar dari Allah”. (QS. Al-Ahzab:45-47).

🔎Basyira atau kabar gembira adalah informasi mengenai pahala, imbalan, berkah, manfaat, faidah, kebaikan, atau keuntungan bagi pelaku kebaikan atau yang menjalankan ajaran Islam (perintah Allah Swt). Simbol utama pahala bagi pelaku kebaikan itu adalah surga sebuah tempat di alam akhirat yang digambarkan penuh kenikmatan dan kesenangan.

Informasi berupa ”reward” tersebut berfungsi sebagai dorongan, rangsangan (stimulus), atau motivasi agar orang tergerak untuk melaksanakannya.

🔎Nadzira atau peringatan adalah ”kabar buruk” berupa informasi tentang ancaman atau balasan

bagi pelaku keburukan, kejahatan, atau perilaku yang bertentangan dengan ajaran Islam pelanggaran atas larangan Allah Swt. Informasi berupa ”punishment” tersebut berisi pesan agar kemudian tidak melakukan keburukan atau melanggar ajaran Islam.

Jaga perasaan orang lain dengan ra’fah bil mukminina rauufun Rahim karena itu sifat Nabi Saw.

📝Nabi Saw jaga perasaan dengan mencari persamaan biar tidak ada gap, ketika ketemu dengan pengembala ternak Nabi Saw berkata, “tidaklah Allah mengutus seorang nabi kecuali pernah menjadi pengembala ternak” (HR. Bukhari dan Muslim). Sehingga pengembala ternak itu senang dan bangga dan banyak lagi kisah lainnya tentang bagaimana orang-orang begitu senang dan bahagia jika, ketemu Nabi Saw.

 

📝 Rahmah adalah berkasih sayang, mendorong orang lain berbuat baik dan menyantuninya.

Ini berarti perlu keikhlasan sehingga jika kita belajar pengertian berarti belajar ikhlas, seseorang yang pengertian akan cendrung ikhlas

Ikhlas adalah bagian utama dari akhlak.

Perbaiki agamamu maka baiklah akhlakmu

❓Bagaiman caranya ..?

Selalu untuk ikhlas dalam segala hal yakni beramal hanya karena Allah Swt saja, dan bukan karena yang lain, serta membersihkan diri  dari penyakit² hati yang merusaknya, salah satu contoh Terimalah jika itu kebaikan

📝Cobalah belajar…ajari telinga kita untuk ikhlas, maksudnya mendengar sesuatu itu karena Allah Swt, bukan karena kita bukan karena orang lain.

Kalau karena kita maka kita hanya akan mendengar apa yang menyenangkan hati kita, kalau karena orang lain kita akan mendengar orang yang kita respect atau sukai, tapi dengarlah karena Allah Swt, asalkan itu kebaikan dan kebenaran kita terima dari siapapun, dari musuh sekalipun.

 

📝 Muadz bin Jabal r.a berkata:

“Terimalah kebenaran siapa saja yang membawanya walaupun dia adalah orang kafir atau beliau berkata : ‘Orang fasik'” (Riwayat Al- Baihaqi).

 

🔎Artinya, bukan karena siapa yang bicara, bukan seperti apa ucapannya tetapi intinya adalah kebaikan, dengarkan saja, itu bukan mengkritik kita, itu sesuatu yang baik buat kita, nahnu ahaqqu bihaza, kaum muslimin lebih berhak menerima kebaikan ini dari pada orang lain, sehingga terima kebaikan itu dari siapapun, tidak boleh sombong,

👉🏼Jangan sampai kita mengingkari kebenaran dan kebaikan, hanya gara² kebenaran dan kebaikan itu keluar dari orang yang lebih rendah dari pada kita

👉🏼Jangan sampai kita menolak suatu kebaikan, hanya karena kebaikan itu ditampakan oleh orang yang menurut kita tidak baik, padahal belum tentu menurut Allah Swt seperti itu.

👉🏼Jangan sampai seorang istri menolak nasehat dari suaminya yang menurut istrinya suaminya belum menjadi seorang suami yang sholih

👉🏼Jangan sampai seorang suami menolak kebaikan isterinya, karena berfikir bahwa isterinya belum taat kepada suaminya.

👉🏼Terimalah kebaikan dari siapapun bahkan dari mulut seorang budak habsyah atau dari musuh sekalipun.

 

🔎Budak habsyah itu tidak beragama Islam, jadi budak dan bukan orang arab, jadi secara status sosial dengan orang arab beda jauh dengan orang Quraisy dan ahlul bait.

 

🧐Bahkan Nabi Saw pun sempat didahului para sahabat saat mengambil keputusan tidak marah, dan sampai ada yang keras suara nya yakni Umar ra dan Abu Bakar ra saat terjadi perbedaan pendapat diantara mereka sehingga Allah Swt menurunkan ayat

📖

….“janganlah kalian meninggikan suara kalian (dihadapan rasul) melebihi suara rasul…(QS Al Hujurat ayat 2)

 

🧐Rasulullah Saw tidak marah kepada mereka, Allah Swt yang mengajari mereka akhlak, dan Rasulullah Saw tidak bawa perasaan gara-gara itu karena beliau tahu itu niatnya baik maka itu pasti karena Allah Swt.

 

🔎Ketika para sahabat itu faham maka jika ada kritikan saat mereka jadi amirul mukminin mereka tidak bawa perasaan. Karena tahu kritikan itu karena Allah, Umar ra berkata, “setiap orang sepertinya lebih faqih darimu wahai Umar,” saat menjawab kritikan dan mengakui kesalahannya, tidak bawa perasaan (baper).[Atsar diriwayatkan oleh Abdullah bin ahmad bin Hanbal didalam az-Zuhd]

 

📝Jika itu kebenaran itu terima saja, kalau kita memang salah akui kesalahan kita

Jangan terlalu bawa perasaan.

 

📝Jika kita salah apa ruginya kita mengakui salah, bukankah Allah Swt memaafkan kesalahan, yang rugi jika kita tidak mengakui kesalahan,  maka kita tidak bisa mengubah kesalahan kita menjadi kebaikan maka solusinya terimalah kebaikan walaupun dari orang yang kita benci sekalipun

 

🤲🏼Semoga kita bisa mengamal nya dalam kehidupan sehari hari Bersama orang yang kita cintai, sehingga menjadi mukmin yang pengertian menuju mukmin yang Ikhlas.

 

Wallahu a’lam bishawab

 

Referensi :

📚🌏Dari berbagai Sumber.

 

🤝🏼💙💙💙

I’m Back, InsyaAllah

Keretekin pinggang, tangan… beberes lagi, mulai semangat lagi… kasian blog dianggurin begini 😦

Bismillah, meski mungkin tidak seintens dulu.. daripada kosong, mau aku masukin beberapa postingan hasil ikutan belajar di grup-grup WA atau quote2 yang menurutku bagus, siapa tahu bisa juga bermanfaat buat yang lain.

Quote pagi ini, jleb banget buat aku yang memang lagi butuh disentil 😦

🌹HIKMAH PAGI🌹

” Lupakan saja kebaikan apapun yang sudah dilakukan, fokus gigih beramal lagi, Allah tak lupa dan pasti balasannya sempurna.

Bergaul dengan manusia bukan untuk berharap sesuatu bagi diri, tapi berharap bisa memberikan yang terbaik bagi mereka, niscaya hati tentram.”
✍🏻 Aa Gym

#Fokus Beramal
#Lakukan Yang Terbaik
#Semangat Tilawah Lagi
#Salam Cinta Satu Juz

@dina_

 

Yuk mari selalu semangat menebar kebaikan… sekecil apapun yang bisa kita lakukan, insyaAllah pasti ada manfaat bagi yang lain, dan kebaikan itu pasti kembali ke kita dengan berlipat-lipat lebih banyak.

Kids, Recently

Alhamdulillah bisa sedikit meluangkan waktu buat ketak-ketik dikit. Semoga menjadi awal lagi bisa sedikit berbagi cerita di sini.

Apa kabar anak-anak? Alhamdulillah dah makin gede semua, dah makin sibuk semua, maknya otomatis makin sepuh, hiks.

kids

Dzaky, si sulung, dah kelas 7 a.k.a kelas 1 SMP… alhamdulillah bisa dapat SMP yang diinginkan. Yang ada sekarang makin sibuk, judulnya aja sekolah half day, praktiknya tetep full day, bahkan di hari-hari tertentu, masuk j ke-0 dan hari sabtu full sampai jam 18.00. semoga kuat dan manfaat semua yang kamu lakukan ya mas, aamiin.

Rafi… si kelas 4 SD yang tingginya sama dengan kakak kelas 6nya ini sekarang lagi hobi banget baca yang mengefek ke rada nyebelin karena suka gak denger kalo dipanggil karena keasyikan baca ^_^. Masih sante aja anak ini, go show banget modelnya, cuma kalau tadinya susah cerita, sekarang mah ngomong terus, kolokannya sama ibu juga masih deh.

Shita, si anak baru di SD… menerima tongkat estafet dari mas Dzaky tuk lanjut sekolah di SD masnya, yang bikin dia jadi lumayan gampang adaptasi karena ustadz-ustadzahnya jadi ngapalin dia karena punya kakak di sana, hehehe.

Aila juga udah sekolah, di TK A, tempat Shita dulu… nemenin kakak Rafi sekolahnya. si mungil cantik ini lumayan alot penyesuaian sekolahnya… kadang ibunya yang gak tega liat badan kecil gitu udah harus sekolah full day, kayak melas karena emang paling mungil di kelasnya, tapi jangan tanya galaknya dan suka ngomentari kalau ada temannya yang masih suka nakalin teman lain, hihihihi.

Aiza, dah 15 bulan aja dan begitu rajinnya ibu, sampe gak ada dokumentasi dia di blog ini… maaf ya dik, hiks. Dah bisa jalan, sekarang mulai tahu yang namanya klayu (apa ni bahasa indonesianya), pinter akting nangis sampe keturutan apa yang dia mau, dan galaknya ngalah-ngalahin mas, kakak, mbak-mbaknya.

Ya…. segitu dulu, semoga segera ada waktu bisa cerita masing-masing tentang mereka, yang gak dirapel begini. Semoga kalian makin salih-salihah ya kesayangan ibu… doa ibu selalu bersama kalian, aamiin.

ODOJ not only One Day One Juz…

Ada satu postingan yang beneran bikin kudu di-save.. supaya juga mengingatkan diri dan menguatkan niat kenapa dulu akhirnya memantapkan diri masuk ke ODOJ…

TADABUR SELASA 25.10.2016

By : Satria ODOJ PUSAT

ODOJ is not only One Day One Juz

But One Deen One Jasad

ODOJ itu tidak hanya tentang sehari satu juz saja.
Akan tetapi ODOJ juga merupakan wadah seluruh ikhwah.
Tak peduli suku, bahasa maupun strata.
ODOJ menjadi tempat kita berkumpul bersama.
Sebagai saudara seagama yang kokoh bak bangunan indah.
Saudara seagama ibarat satu tubuh dan satu raga.
Kala susah satu di antaranya, maka akan merianglah anggota tubuh lainnya.
Sebagaimana hadits indah dari tauladan kita ﷺ,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan SATU JASAD, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam”. (HR. Muslim).

ODOJ is not only One Day One Juz

But One Dream One Jama’ah

ODOJ tidak melulu hanya sebatas setor satu juz saja.
Ia juga mengajarkan kita bagaimana seharus menjadi muslim yang sempurna.
Saling mengingatkan dalam kebaikan dan dalam agama.
Saling menasehati tatkala ada saudara yang alfa.
ODOJ juga mengajarkan kita untuk bertanggung jawab dan bersama.
Merajut mimpi untuk bersatu dalam indahnya ukhuwah.
Memberi motivasi tuk menyemangati saudara yang mulai kehilangan asa.
Bersama berangkul dan saling memberi taushiyah.
Dengan CINTA dan UKHUWAH yang indah.
Selalu BERSABAR dan SETIA dalam setiap gembira dan susah.

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. An-Nahl : 125)

Allah ﷻ berfirman,

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

“Dan BERSABARLAH kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru (da’i) Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahf : 28)

ODOJ is not only One Day One Juz

But One Direction One Job

ODOJ tidak selalunya hanya laporan kholas di grup saja.
Ia juga memiliki misi dan juga pekerjaan untuk kita.
Misi bersama untuk membumikan Al Quran di bumi persada.
Pekerjaan untuk membiasakan seluruh insan mencinta kalam Ar Rahman.
ODOJ juga mengajarkan kita untuk senantiasa berada di atas satu arah.
Bersama memikul beratnya beban amanah.
Tidak pedulikan beda jarak dan berjauhan rumah.
Semua berkumpul disini demi TUJUAN dan PEKERJAAN yang indah.
Membangun peradaban yang dilandasi dengan harmonisnya ukhuwah.

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,” (QS. Fatir : 29)

ODOJ is not only One Day One Juz

But sOme Day One Jannah

ODOJ juga bukan hanya “ritual” kejar target sehari khatam 1 juz saja.
Namun ada pesan indah bagi kita semua.
Pelajaran berharga untuk kita ambil hikmah dan i’tibarnya.
Bersama berkumpul saling mendo’a kebaikan di dunia dan akhirat sana.
Menyingkirkan segala bentuk perbedaan dan mencoba menyatukan langkah nyata.
Saling berharap kelak, semua kan saling mencari saudaranya di Jannatul a’la.
Berharap suatu hari nanti, kita kan berkumpul disana…

Suatu ketika di dalam sebuah majelisnya, Rasulullah ﷺ bersabda,
“Allah menyelamatkan orang-orang beriman dari api neraka. Maka tidaklah perdebatan salah seorang di antara kamu bagi saudaranya dalam kebenaran yang diperbuatnya di dunia lebih keras dari perdebatan orang-orang beriman terhadap Rabb mereka tentang saudara-saudara mereka yang dimasukkan ke neraka.

Mereka berkata,
“Wahai Rabb kami, mereka itu adalah saudara-saudara kami yang dulu shalat bersama kami, berpuasa bersama kami dan berhaji bersama kami, namun mereka telah Engkau masukkan ke neraka”.

Lalu Allah berfirman kepada mereka,
“Pergilah, lalu keluarkanlah orang yang kamu kenal di antara mereka”.

Lalu mereka mendatangi mereka (para penghuni neraka itu), lalu mengenal mereka dengan rupa-rupa mereka, dimana api tidak melahap rupa-rupa mereka itu; di antara mereka ada yang disambar api hingga pertengahan kedua betisnya, ada lagi yang
disambar hingga kedua tumitnya, lalu orang-orang beriman tersebut pun mengeluarkan mereka.” (HR. Ibnu Majah)

Pun demikian halnya, Ibnul Jauzi pernah berpesan kepada sahabat-sahabatnya sambil menangis tersedu-sedu :

“Jika kalian tidak menemukan aku nanti di Surga bersama kalian, maka tolonglah bertanya kepada Allah tentang aku, “Wahai Rabb Kami… Hamba-Mu fulan, sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau. Maka masukkanlah dia bersama kami di Surga-Mu”.

And Here She is…..

Dialah yang jadi pembenaran hiatus dari blog…

Dialah alasanku rela wira-wiri 60 km tiap hari demi memenuhi hak-haknya

Dialah alasanku rela menutup telinga dan mata dari ucapan dan pandangan orang-orang yang tidak paham

Dia jugalah yang membuatku semakin paham bahwa Allah memang sangat menyayangi dan mencintaiku

Dia ada karena kehendak-Nya, supaya aku bisa lebih memahami ayat-ayatNya

Dia ada agar aku bisa mendapatkan kesempatan kedua, supaya aku bisa melakukan yang seharusnya kulakukan sebelumnya

20160223_145214

AIZA NISMARA PUTRI

Amanah yang Allah titipkan, yang di dalam namanya kami titipkan doa supaya dia menjadi anak yang cerdas, tenang pembawaannya, dan selalu bijaksana dalam mengambil langkah, aamiin. I love you sayang ^_^

Hello 2016

Bismillah… Alhamdulillah sampai saat ini Allah masih memberi karunia sehat pada kami sekeluarga. Melirik ke belakang, ternyata postingan di tahun 2015 cuma 1… sibuk banget buuu??? ^_^

Too much to share yang akhirnya malah jadi basi karena kelamaan… insyaAllahpelan-pelan dituliskan. Satu hal saja, ketika mulai bikin blog ini dengan menyatakan bahwa everyday is a blessing day itu beneran memang begitu. Bahwa Allah selalu bersama kita juga memang beneran deh. Dari banyak hal yang membuatku surprised, ada satu hal yang makin menguatkanku.. ketika kita bersandar hanya pada Allah dan sangat yakin kalau Allah bakal bantu kita, ya itulah yang akan terjadi. Sesulit apapun itu, ketika kita yakin padaNya, maka semua masalah itu satu-persatu akan terurai dan terselesaikan. Allahu Akbar.

First Post in 2015

Bismillah, rasa malas dan sok gak ada waktu ini memang kudu dilawan. Setelah hampir 5 bulan vakum, ada banyak banget cerita dan peristiwa yang tidak terdokumentasikan dalam tulisan, sampai udah basi deh kayaknya. Yuk kudu move on dan mulai sedikit demi sedikit melangkah.
Kabar kami baik Alhamdulillah, di rumah lagi berurutan panen buah. Kelengkeng tahun ini mulai bisa kita rasakan hasilnya meskipun belum banyak, durian adalah 4 biji bisa kita nikmati, meningkat dari tahun kemarin yang cuma 1 biji, rambutan sudah rutin berbuah yang bikin selama musim rambutan tidak perlu beli. Jambu biji merah, menyenangkan sekali, sampe eneg kita makan, saking banyaknya buahnya, dah dibagi-bagi juga masih aja banyak buahnya dari satu pohon. Apalagi ya? Oooo, pepaya yang memang juga sudah rutin pun tahun ini banyak juga, dan yang paling heboh beberapa minggu ini pohon cempedak kita berbuah ada sampai 20an buah, cuma isinya belum terlalu bagus, jadi masih belum banyak isinya. Segala puji bagi Allah bener deh.
Anak-anak juga udah tambah gede semua. Dzaky yang udah kelas 5 sekarang udah tambah tinggi, dan setelinga ibunya, badannya juga tambah gemuk, mukanya keliatan tambah dewasa, tapi masih kolokan, manja poll dan masih suka iri kalau adik-adiknya kalau mereka nempel ibunya, padahal yang terbanyak waktu bersama ibu ya di Dzaky ini.
Rafi si nomor dua yang sudah kelas 2 ini tambah tinggi, sekilas hampir sama tingginya dengan Dzaky dan sering dibilang kembar (kembar dari mana cobaa??), tambah kurus tapi, gak tahu makannya lari kemana, cuma sekarang udah pinter ngeyel. Si anak yang tadinya pendiam banget itu sekarang dah pinter ngeyel dan tambah pintar mengungkapkan perasaannya. Baru mulai hobi baca, mulai buka-buka koleksi komik lama ibunya, terus aku coba belikan Bobo lagi, Alhamdulillah tertarik, jadilah sekarang kita langganan majalah itu.

Ini pas kita jalan-jalan ke malang bulan Januari kemarin

Ini pas kita jalan-jalan ke malang bulan Januari kemarin

malang3

Shita, ni lagi balik jadi bayi lagi, entah kulakan dari mana, sekarang kalau minta apa-apa pakai nada siap ngamuk dan nangis kalau tidak langsung dituruti. Usut punya usut, dia liat itu di adik-adik kelasnya dan dia merasa karena di sekolah pasti gurunya langsung turun tangan, jadi dia coba trik itu di rumah, dan gatot lah pasti usahanya, hihihihihihi. Tapi dah tambah dewasa juga sekarang, sudah agak lama sapih tidur sama ibu, dia sekarang tidur sama dik vera, kadang-kadang aja bobok sama ibu. Lucunya awal sapih, 3 hari pertama sapih, dia sempat sakit panas, ternyata kangen sama ibu, pengen sama ibu.. kacian deh mbak shita. Balik tidur sama ibu 3 hari, sembuh lagi, dan balik lagi gak mau sama ibu.
Aila, lagi demam baju princess, maksudnya princess itu pake dress, sampai-sampai semua kaos dia singkirkan, kudu pake dress, jadi mulai buka-buka stock baju lama mbak shita yang udah gak muat. Lila ini juga lagi proses sapih nenen, berhubung ibunya gak mau maksa sama sekali, gayanya mau weaning with love, ya efeknya sampai sekarang masih ada saat-saat kudu nenen, meskipun cuma syarat mau tidur malam doang. Udah pinter banget ngomong, jadi gak cocok, dah pinter debat tapi masih nenen, hihihihihi. Ntar deh, pengen nulis tentang cerita sapih anak-anak, insyaAllah.

Si princess yang lagi hobi banget pake dress, ini dua-duanya baju mbak, dah cukup ke dia sekarang ^_^

Si princess yang lagi hobi banget pake dress, ini dua-duanya baju mbak, dah cukup ke dia sekarang ^_^

Semoga kalian sehat selalu ya sayang… jadilah anak yang salih-salihah yang bisa memberi kemanfaatan bagi sesama, amien.

6 Tahun Berlalu…

Dan aku masih selalu merindukanmu… rindu kehadiranmu yang selalu kami nantikan, rindu bertemu denganmu walau kita baru saja ketemu
6 tahun sudah, dan aku masih kangen dengar suaramu di telepon yang selalu sibuk menanyakan cucu-cucu kesayangannya, rindu sms-smsmu yang kadang singkatannya super ajaib, hanya yang nulis yang bisa menerjemahkan ^_^#
6 tahun ini ruang kosong yang engkau tinggalkan masih tetap kosong, tidak ada yang akan bisa menggantikannya… dan terkadang bikin sesak di dada jika rindu itu menghampiri
6 tahun itu bukan waktu yang sebentar, tapi kehadiranmu masih sangat terasa, terutama saat kita pulang ke Temanggung dan setiap berada di kamarmu, anak-anak terutama Dzaky-Rafi masih sering lupa dan bertanya, kakung mana bu?? Bahkan Shita dan Aila yang belum pernah bertemu pun selalu menanyakanmu tiap liat fotomu.
6 tahun sudah, dan aku masih ingat jelas bagaimana papa menggendong cucu-cucu papa dengan kain gendong, papa ajak jalan-jalan muter kampong, bahkan ketika mengantarkan kami ke Fukuoka pun, papa tidak malu menggendong Dzaky dengan kain itu jalan-jalan di sekitar apato.
6 tahun kita berpisah raga, tapi aku masih ingat semua nasihat papa. Papa yang selalu menasihati anak-anak dengan logika kita, papa yang hampir tidak pernah marah atas apapun keputusan anak-anaknya meskipun itu mungkin di luar kemauan papa sebagai orang tua, dan papa yang selalu bisa menghangatkan hati kami karena selalu membuat kami merasa spesial di matamu.
Tiap hari ulang tahun papa… yang ada aku selalu mellow…. Nyesek lagi ingat papa. Mendadak banyak yang bikin ingat banget sama papa.. mulai panenan jambu biji kesukaan papa di kebun rumahku, lihat anak-anakku yang sering menanyakan asal-usul mereka, Shita yang sering bilang kangen kakung (efek cuci otak ibunya kali yaaa??)

Terima kasih atas semua yang papa lakukan buat kami, buat aku, buat cucu-cucu papa. Terima kasih sudah sedemikian banyak berkorban buat kami, selalu mau mendengarkan semua curhatan kami, sudah menjadi ayah dan kakung yang luar biasa buat kami. You are the best father ever, I love you with all my heart.

#Jadi papa dulu kalau sms itu suka banget pake singkatan-singkatan yang kadang bikin kita yang nerima kudu mikir 10x dulu buat menerjemahkan apa yang beliau maksud… ya jadi seru si, baca sms aja kayak baca kuis berhadiah apaaaaaa gitu… dan senengnyaaaa kalo berhasil memecahkan kode rahasia dari papa, hahaha… lebay mode on.
Tapi satu hal yang papa gak pernah lupa dalam smsnya… beliau selalu menuliskan kata CUN (sun = cium) di akhir SMS yang beliau kirim… saking sayangnya beliau sama kita, kata itu bukan sekedar tempelan d isms, tapi memang itu yang selalu ingin beliau pada kami, hiks… #nulis ini jadi kangen pengen terima sms papa dan jadi inget dulu HPku itu akan menghapus sendiri sms yang dianggap sudah kadaluwarsa. Jadi waktu papa habis sedo kan aku sama sekali tidak menghapus sms-sms beliau… lha tiba-tiba semuanya hilang sekitar sebulan kemudian… huuuaaaaaaaa… padahal sering aku baca-baca ulang.

LOVE YOU PAPA SAYANG!!!

K.B.S.M

Kretekin tangan yang sampe kaku karena lama gak posting di blog lagi ^_^. Hutang pribadi yang entah kapan akan terbayar lunas, tapi bismillah, memang kudu ‘dipaksa’ biar bisa mempertanggungjawabkan yang sudah diikrarkan.

Ini hutang cerita lebaran… huaaa… dah lama banget ternyata. Kali jni mau cerita tentang perkumpulan keluarga besarku dari pihak Papa. KBSM ini singkatan dari Keluarga Besar Slamet Martodihardjo, bapaknya papaku. Yang mendasari berdirinya KBSM ini adalah mulai sepuhnya putra-putri eyang Slamet.. Eyang punya putra-putri yang hidup sebanyak 9 orang, 3 laki-laki dan 6 perempuan. Dari 9 orang ini yang masih ada di desa ada 4 bulik. Keempat bulik ini wajib dikunjungi ketika aku pulang dari Yogya dan terutama pas lebaran. Eyang kakung sedo sekitar tahun 2002, sedang eyang putri sedo tahun 2005. Jadi dari 4 anakku cuma Dzaky yang sempat ketemu eyang buyut putri, dan gak ada yang ketemu eyang buyut kakung. Ketika mereka meninggal, belum ada pemikiran buat ngadain perkumpulan ini, toh masih ada bude dan papaku yang jadi pengganti eyang. Papaku ini anak ke-2, dan beneran jadi pengganti eyang kakung karena dulu uti sangat bergantung apa-apa sama papa.

Rasa kosong itu muncul ketika papa sedo di tahun 2008, dan bude sudah mulai memburuk kesehatannya, sehingga kemudian ada pembicaraan bahwa harus ada pemersatu agar keluarga eyang tidak terpecah-belah sampai gak kenal siapa saudara, mana ponakan, mana cucu. Lalu ada ide agar kita mengusahakan ketemu pas hari lebaran, dan buat mengantisipasi saudara yang dari luar kota, maka dibuat pertemuan itu di hari ke-3 lebaran. Lebaran tahun 1435 H ini adalah pertemuan kita ke-3, dan tempatnya masih di rumah eyang Slamet yang sekarang ditempati bulik no 8.

Keluarga besar eyang ini memang beneran besar, dari 9 putra-putri eyang, ada 32 cucu, dan sampai postingan ini dibuat, sudah memiliki 37 buyut. Di pertemuan pertama dan kedua masih ada Oom Woto, sedangkan pada pertemuan ketiga kemarin, Oom Woto pun sudah sedo… jadi rasanya makin nyesek deh, mengingat bahwa putra eyang yang laki-laki ternyata lebih disayang Allah. Di hampir setiap pertemuan pasti ada rasa terharu mengingat mereka yang sudah tiada… acar selalu diawali dengan doa bersama, mendoakan anggota keluarga besar eyang yang sudah mendahului kita. Tidak lupa pasti kudu foto-foto.. update jumlah anggota juga.

Foto Lebaran 1

Serunya yang namanya ketemu keluarga kan… adaaa aja obrolan, gak ada habis-habisnya, sampe kadang anak dan suamiku protes karena ibu keasyikan ngobrol ^_^. Ya maaf, habis ibu kan jarang lagi ketemu saudara yang dulu sehari-hari jadi teman bermain waktu masih SD dulu. Ya hampir sama lah dengan reuni sama teman-teman sekolah, bikin lupa umur kan?? Lupa juga dah berbuntut banyak ^_^. Seneng tapi juga sedih… bude-bulik sudah pada sepuh, sudah mulai banyak nikmat yang diambil Allah dari mereka. Ya biarpun di satu sisi sadar kalo kita pasti bertambah usia, tapi kok ya ada rasa gak rela lihat mereka semakin sepuh… pengennya mereka muda terus, maunyaaa…

Mudah-mudahan pertemuan ini akan berlangsung terus, bisa dipertahankan dan bisa makin ditingkatkan kualitas pertemuannya. Cita-citaku si pengennya digilir ke rumah siapa-siapa yang bukan di Temanggung, gentian, di Yogya, Jakarta, Tasik,… jadi kan seru liburan keluarga besar.. sewa bis ^_^

Mudah-mudahan pertemuan ini akan berlangsung terus, bisa dipertahankan dan bisa makin ditingkatkan kualitas pertemuannya. Cita-citaku si pengennya digilir ke rumah siapa-siapa yang bukan di Temanggung, gentian, di Yogya, Jakarta, Tasik,… jadi kan seru liburan keluarga besar.. sewa bis ^_^