ODOJ not only One Day One Juz…

Ada satu postingan yang beneran bikin kudu di-save.. supaya juga mengingatkan diri dan menguatkan niat kenapa dulu akhirnya memantapkan diri masuk ke ODOJ…

TADABUR SELASA 25.10.2016

By : Satria ODOJ PUSAT

ODOJ is not only One Day One Juz

But One Deen One Jasad

ODOJ itu tidak hanya tentang sehari satu juz saja.
Akan tetapi ODOJ juga merupakan wadah seluruh ikhwah.
Tak peduli suku, bahasa maupun strata.
ODOJ menjadi tempat kita berkumpul bersama.
Sebagai saudara seagama yang kokoh bak bangunan indah.
Saudara seagama ibarat satu tubuh dan satu raga.
Kala susah satu di antaranya, maka akan merianglah anggota tubuh lainnya.
Sebagaimana hadits indah dari tauladan kita ﷺ,

مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى (رَوَاهُ مُسْلِمٌ)

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan SATU JASAD, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam”. (HR. Muslim).

ODOJ is not only One Day One Juz

But One Dream One Jama’ah

ODOJ tidak melulu hanya sebatas setor satu juz saja.
Ia juga mengajarkan kita bagaimana seharus menjadi muslim yang sempurna.
Saling mengingatkan dalam kebaikan dan dalam agama.
Saling menasehati tatkala ada saudara yang alfa.
ODOJ juga mengajarkan kita untuk bertanggung jawab dan bersama.
Merajut mimpi untuk bersatu dalam indahnya ukhuwah.
Memberi motivasi tuk menyemangati saudara yang mulai kehilangan asa.
Bersama berangkul dan saling memberi taushiyah.
Dengan CINTA dan UKHUWAH yang indah.
Selalu BERSABAR dan SETIA dalam setiap gembira dan susah.

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ ۖ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ۚ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ ۖ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. An-Nahl : 125)

Allah ﷻ berfirman,

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُمْ بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ ۖ وَلَا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ تُرِيدُ زِينَةَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَلَا تُطِعْ مَنْ أَغْفَلْنَا قَلْبَهُ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوَاهُ وَكَانَ أَمْرُهُ فُرُطًا

“Dan BERSABARLAH kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru (da’i) Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (QS. Al-Kahf : 28)

ODOJ is not only One Day One Juz

But One Direction One Job

ODOJ tidak selalunya hanya laporan kholas di grup saja.
Ia juga memiliki misi dan juga pekerjaan untuk kita.
Misi bersama untuk membumikan Al Quran di bumi persada.
Pekerjaan untuk membiasakan seluruh insan mencinta kalam Ar Rahman.
ODOJ juga mengajarkan kita untuk senantiasa berada di atas satu arah.
Bersama memikul beratnya beban amanah.
Tidak pedulikan beda jarak dan berjauhan rumah.
Semua berkumpul disini demi TUJUAN dan PEKERJAAN yang indah.
Membangun peradaban yang dilandasi dengan harmonisnya ukhuwah.

إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi,” (QS. Fatir : 29)

ODOJ is not only One Day One Juz

But sOme Day One Jannah

ODOJ juga bukan hanya “ritual” kejar target sehari khatam 1 juz saja.
Namun ada pesan indah bagi kita semua.
Pelajaran berharga untuk kita ambil hikmah dan i’tibarnya.
Bersama berkumpul saling mendo’a kebaikan di dunia dan akhirat sana.
Menyingkirkan segala bentuk perbedaan dan mencoba menyatukan langkah nyata.
Saling berharap kelak, semua kan saling mencari saudaranya di Jannatul a’la.
Berharap suatu hari nanti, kita kan berkumpul disana…

Suatu ketika di dalam sebuah majelisnya, Rasulullah ﷺ bersabda,
“Allah menyelamatkan orang-orang beriman dari api neraka. Maka tidaklah perdebatan salah seorang di antara kamu bagi saudaranya dalam kebenaran yang diperbuatnya di dunia lebih keras dari perdebatan orang-orang beriman terhadap Rabb mereka tentang saudara-saudara mereka yang dimasukkan ke neraka.

Mereka berkata,
“Wahai Rabb kami, mereka itu adalah saudara-saudara kami yang dulu shalat bersama kami, berpuasa bersama kami dan berhaji bersama kami, namun mereka telah Engkau masukkan ke neraka”.

Lalu Allah berfirman kepada mereka,
“Pergilah, lalu keluarkanlah orang yang kamu kenal di antara mereka”.

Lalu mereka mendatangi mereka (para penghuni neraka itu), lalu mengenal mereka dengan rupa-rupa mereka, dimana api tidak melahap rupa-rupa mereka itu; di antara mereka ada yang disambar api hingga pertengahan kedua betisnya, ada lagi yang
disambar hingga kedua tumitnya, lalu orang-orang beriman tersebut pun mengeluarkan mereka.” (HR. Ibnu Majah)

Pun demikian halnya, Ibnul Jauzi pernah berpesan kepada sahabat-sahabatnya sambil menangis tersedu-sedu :

“Jika kalian tidak menemukan aku nanti di Surga bersama kalian, maka tolonglah bertanya kepada Allah tentang aku, “Wahai Rabb Kami… Hamba-Mu fulan, sewaktu di dunia selalu mengingatkan kami tentang Engkau. Maka masukkanlah dia bersama kami di Surga-Mu”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s