Khitan for My Boys

Ini anak-anak baru libur sekolah.. dah sejak tanggal 22 kemarin. Dzaky yang belum terima rapor tapi diliburkan karena para guru mengisi rapor, jadi dia yang paling panjang liburnya karena nanti masuknya masih tanggal 13 Januari 2014. Mau liburan kemana bingung karena ibunya dah tidak punya jatah cuti, sementara si ayah kalo akhir tahun pasti sibuk patroli di malam natal dan tahun baru.

Eh sebelum lanjut, Alhamdulillah rapor Rafi bagus, rapor pertamanya di SD ^_^, nilai Alhamdulillah di atas KKM semua, meski kata bu gurunya, pas UAS nilainya agak menurun, tidak seperti biasa. Tapi ibu udah bersyukur kok Kak.. bisa dapat rata-rata 91,7 sudah merupakan prestasi yang luar biasa… peer buat ibu ya semakin membersamai terutama di baca Iqra, karena Rafi termasuk agak lambat perkembangan baca Iqra-nya.

Kalo Shita yang masih peer kemandirian dan keberaniannya di sekolah. Beda di rumah, gak tau kenapa kalo di sekolah mendadak jadi manjaaaaa banget sama bu gurunya.

Sementara Dzaky yang terima rapor tanggal 27 kemarin, karena angkatannya sekarang mengikuti kurikulum 2013, jadi yang ada rapornya jadi kayak rapor TK lagi, gak ada nilai angka, hanya kalimat-kalimat dari ustadz-nya. Secara umum sudah di atas KKM Alhamdulillah, semoga bisa ditingkatkan terus ya mas ^_^.

Balik lagi ke rencana liburan… akhirnya kita fixkan aja untuk menjalani rencana yang sedianya dilaksanakan liburan kenaikan kelas kemarin… apa ya??? Anak-anak cowok minta DIKHITAN. Pas mau kenaikan kelas dulu, Dzaky yang rencana mau dikhitan dulu, tapi kan waktu itu liburannya bertepatan dengan ramadhan dan idul fitri, jadi rada ribet urusannya kayaknya, jadi rencana itu kita pending. Semakin kesini, eh malah di kakak juga ikutan pengen sekalian disunat… ya oke deh sayang. Cari-cari tanggal, pilihannya tanggal 21 atau 24 Desember kemarin. Setelah dipikir-pikir, akhirnya kita pilih tanggal 24 supaya ada waktu 2 hari, ayah sama ibu libur, jadi bisa nungguin di rumah.

Tanggal 24 sore habis ashar, ayah dan dua cowok itu berangkat, yang awalnya kudu sama ibu, akhirnya ibu ditinggalkan pergi, hehehehe… sekitar jam 5 sore mereka datang daaaannnn nyante banget gitu… antiklimaks banget sama yang kita bayangkan. Rafi yang malah cuek banget, Dzaky yang agak-agak meringis-meringis gitu. Mulai sakitnya udah sekitar isya kalo gak salah… malamnya dua-duanya agak susah tidur… ngeluh yang susah pipis lah, susah pake celana lah, pake sarung gak enaklah… dan ibunya bukan menenangkan malah bilang.. itu baru sedikit dari bagian tubuhmu yang sakit… lha ibu dulu pas nglairin kalian sakitnya macam-macam.. hahahaha.. gak mau kalah. Agak lama juga mereka sembuhnya.. Rafi malahan kalo bangun tidur bisa yang nangis gitu, dan baru kemarin mulai tidak nangis lagi.

Image

Disuruh foto santai malah lebay gitu mereka, malah jadi kayak foto ala tahanan gini ^_^

 

Khitan sendiri ada beberapa pendapat ya.. ada yang bilang kalo hukumnya sunnah, tapi ada juga yang mewajibkan seperti firman Allah dan hadits nabi seperti berikut

`Kemudian kami wahyukan kepadamu untuk mengikuti millah Ibrahim yang lurus` (QS An-Nahl: 123).

Dan hadits dari Abi Hurairah ra. berkata bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, `Nabi Ibrahim alaihis salam berkhitan saat berusia 80 dengan kapak`. (HR. Al Bukhari dan Muslim).

Kita diperintah untuk mengikuti millah ‘Alaihis Salam karena merupakan bagian dari syariat kita juga`.

Dan juga hadits yang berbunyi,

`Potonglah rambut kufur darimu dan berkhitanlah` (HR. As- Syafi`i dalam kitab Al Umm yang aslinya dri hadits Aisyah riwayat Muslim).

Ya saya dan suami si berpendapat kalo khitan itu wajib, dan usia mereka rasanya pas gitu, 9 dan 7 tahun. Dan alhamdulillahnya, mereka tidak menuntut apa-apa, malah pas kita tanya mau undang saudara atau tetangga buat syukuran gak?? Mereka jawabnya, ngapain pesta?? Wong kita aja baru kesakitan, hihihihihi… oke deh Alhamdulillah kalo kalian paham esensinya bukan di pestanya tapi bagaimana bahwa khitan itu tujuannya menghilangkan kotoran beserta tempat kotoran itu berada yang biasanya terletak di bagian dalam dari kulit terluar penis. Serta untuk menandakan bahwa seorang muslim telah memasuki kondisi dewasa. Ya intinya dengan khitan kan mereka sudah dianggap dewasa ya?? Sama dengan bahwa mereka tanggung jawabnya pun sudah makin besar.

Image

Time flies, kemarin masih pada gaya-gaya gini.. eh sekarang yang sudah khitan aja… Love u my angels… muuaaahhhhhhh

 

Mudah-mudahan Dzaky-Rafi jadi anak salih, dimudahkan jalannya menuju kesana karena sudah memenuhi salah satu syarat dan ketentuan-Mu ya Allah… amien ya rabbal ‘alamien!!

 

Iklan

16 thoughts on “Khitan for My Boys

  1. barakallaaaah…. barakallahulakum
    Buat Ayah, Ibu, Kakak Dzaki, kak Rafi buat semuanya…wah sekarang Mak Ika punya jagoan-jagoan dewasa di rumah.

    Ayo Mak… membersamai Iqro-nya. Aku juga baru di Faiz ini ngajarin iqro, dan rasanya seneng banget step by step lihat perkembangan dia. Anak 4 lain belajar iqro dan ngaji qur’an sama Abi semua. Semangat semangaaat.. amal jariyah insya allah..

    • Ma kasih bude…. amien doanya… Iya, lucu mereka, kan tadinya suka mandi bareng berdua gitu… eh habis khitan, selalu ribut gak mau bareng, alasannya kan aku udah khitan, jadi udah gak boleh mandi-mandi bareng, hihihihihi

  2. Wuaaahhh.. selamat udah di khitan, Dzaky, Rafi. Seneng ya, udah terlewati 1 kewajiban. Disini ada nih yang belum mau dikhitan, padahal udah 7,5 tahun. *lirik andro* 🙂
    Btw, itu kenapa sih, pose fotonya pegag pipiiiii? Huahaha…

    • Ma kasih tante Fitri
      Iya betul, alhamdulillah sudah bisa melewati 1 kewajiban, semoga ke depannya semakin lancar, amien… sekalian aja andro sama amarta… biar ada temennya ^_^
      Itu kan foto lama.. pas awal booming cibi cibi itu… jadi keganjenan deh gayanya

  3. wwah selamat yaa mas dzaki dan mas rafi…
    udah pada sembuh belom sekarang?
    youri dulu sembuhnya 3 minggu! padahal di dokter yang sama anak2 lain sembuh dalam 3 hari. ternyata ada fimosis..
    waktu itu libur akhir tahun juga, dan jadi nambah deh gak masuk sekolahnya.. di luar rencana hihi.. kirain 3 hari sembuh seperti yang lain.

      • iyaa… krn fimosisnya ituu..
        aku masih inget kata2 youri waktu itu, sambil nangis “Ma adek (waktu itu dia msh dipanggil adek) bukan anak normal ya? huhuhu….” 😀

      • Aduuuhhh kasian Youri sampe mikir kayak gitu… Anak-anak juga itungannya lama, seminggu lebih baru keliatan kering, padahal sudah puasa main bola mereka.. yang aslinya bikin gatel, karena itu hobi mereka banget

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s